Sabtu, 02 November 2019

10 Nasihat 'Goblok' Versi Bob Sadino

Akan Mundur? Ini Keterangan Menteri Susi Pudjiastuti

, Jakarta - Menteri Kelautan serta Perikanan Susi Pudjiastuti menyanggah berita dianya akan mundur dalam tempo dekat. “Itu bahasanya bagaimana jadi gw ingin mengundurkan diri?” tutur Susi di kantornya, Senin, 2 November 2015.

Waktu itu, ia katakan jika kata “perubahan” lah yang membuat tertarik untuk masuk dalam kabinet kerja Presiden Joko Widodo. “Kata Pergantian itu yang membuat gw tertarik.”ujarnya.

Susi menjelaskan jabatan jadi menteri adalah jabatan politik yang tidak dapat dipastikan waktu kerjanya. Hingga, katanya, kedudukannya jadi menteri dapat lengser setiap saat. “Karena menteri itu kan jabatan politik. Bukan jabatan karier,” katanya.

Menurut Susi, sesudah satu tahun kerja bersama dengan semua anak buahnya, ia merasakan bangga karena semua petinggi kerja secara baik. “Saya katakan jika dirjen di sini keliatannya telah hebat jadi pada saat dibiarkan juga telah tidak ada permasalahan,”ujarnya.

Sepanjang satu tahun kerja, Susi lakukan dobrakan dengan menenggelamkan 100 lebih kapal asing yang mengambil ikan di laut Indonesia. Dibawah kepemimpinannya Indonesia mendapatkan pembebasan bea masuk ikan ke Amerika Serikat.

DEVY ERNIS

Simak juga: Suap Dokter=40 persen Harga Obat: Disodori Naik Haji sampai PSK Terkuak, 40% dari Harga Obat Bikin Menyogok Dokter

"

Rabu, 30 Oktober 2019

BRI Rilis 10.000 E - Money Brizzi Berlogo Asian Games di Bali

Industri Rokok Lesu, Gudang Garam Buat Dividen Rp 5 Triliun

, Jakarta - PT Gudang Garam Tbk putuskan bagikan dividen tunai seputar Rp 5 triliun. Ketetapan diambil lewat rapat umum pemegang saham (RUPS), yang berjalan di Hotel Grand Surya Kediri, Selasa, 26 Juni 2018.

Dalam rapat itu, Gudang Garam putuskan bagikan dividen tahun buku 2017 pada semasing pemegang saham sejumlah Rp 2.600 per lembar saham. Nilai itu sama juga dengan dividen yang diberikan pada tahun buku 2016 kemarin.

Lihat : Gudang Garam Akan Bangun Lapangan terbang Pertama di Kediri

Direksi PT Gudang Garam Heru Budiman tidak memberi info waktu disinggung nilai dividen yang statis itu. Ia cuma menjelaskan penuturannya sama juga dengan RUPS tahun kemarin. “Kalau Anda menilainya sama (dengan tahun kemarin), penuturannya sama juga dengan yang dahulu,” tuturnya.

Pada RUPS tahun kemarin, Heru mengemukakan nilai dividen yang diberikan sama juga dengan tahun buku 2016. Hal tersebut bermakna nilai dividen yang diberikan GGRM tiga tahun buku paling akhir tidak alami pergantian, yaitu Rp 2.600 per lembar saham.

Simak juga: Gudang Garam Siap Bangun Lapangan terbang di Kediri Tahun Ini

“Kalau berkaitan angka dividen tahun ini, kami justru mengucapkan syukur dapat bertahan di angka Rp 2.600. Sebab beberapa waktu awalnya cuma Rp 800 serta tidak ada hubungannya dengan lesunya industri rokok sekarang,” katanya, Selasa.

Masih menurut Heru, dalam RUPS tahun kemarin, perusahaan mengalami perlambatan sebab terdapatnya keperluan yang perlu dipenuhi terlebih dulu (disposable penghasilan). Ini dengan cara langsung berefek pada bidang lain, seperti ongkos naiknya ongkos transportasi yang mengangkat ongkos lain.

Direksi lainnya, Istata Taswin Siddharta, menjelaskan kapasitas perusahaannya benar-benar tidak dipengaruhi gerakan saham di bursa. Karena, sentimen pasar terkadang tidak punya pengaruh pada mendasar. “Kami tidak demikian dipengaruhi gerakan saham,” katanya waktu menerangkan gerakan saham GGRM yang condong statis.

RUPS tersebut didatangi empat barisan direksi, yaitu Slamet Budiono, Heru Budiman, Istata Taswin Siddharta, serta Heri Susianto. Ke empat Direksi Gudang Garam itu tidak menginformasikan terdapatnya perubahan formasi direksi pada tahun buku 2018.

"

20 Mei Air China Pindah Ke Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta

Gigih Prakoso Sah Memegang Direktur Penting PGN

, Jakarta - Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk putuskan untuk mengusung Gigih Prakoso Soewarto jadi Direktur Penting, gantikan Jobi Triananda Hasjim. Jobi sudah menahkodai perusahaan gas alam itu semenjak Mei 2017.

Pemegang saham menyetujui perubahan pengurus perusahaan, pada formasi direksi. Rapat putuskan mengubah satu direksi, kata Sekretaris Perusahaan PGN, Rachmat Hutama, dalam info sah yang diterima Tempo, Senin, 10 September 2018.

Sebelum dipilih pimpin PGN, Gigih Prakoso ialah Direktur Rencana Investasi serta Manajemen Risiko PT Pertamina (Persero). Gigih Prakoso sebenarnya bukan muka baru di badan PGN. Dia pernah Direktur Taktik serta Peningkatan Usaha PGN pada Mei 2017 sampai Agustus 2017.

Merilis situs sah Pertamina, penyandang gelar Doktor Ekonomi dari Kampus Gajah Mada serta University of Kentucky, Amerika Serikat itu sudah berpengalaman di bidang daya. Gigih sempat juga mengemban tempat komisaris PT Pertamina Patra Niaga serta Senior Vice President Corporate Strategic Growth Pertamina.

Yang akan datang, Gigih akan dibarengi oleh formasi direksi yang sama juga dengan kepengurusan Jobi. Mereka di antara alin ialah Direktur Infrastruktur serta Tehnologi Dilo Seno Widagdo, Direktur Komersial Danny Praditya, Direktur Keuangan Said Reza Pahlevy, serta Direktur Sumber Daya Manusia serta Umum Desima Equalita Siahaan.

Rachmat menjelaskan, searah dengan usaha pemerintah tingkatkan perekonomian nasional, PGN optimis kapasitas perusahaan akan makin baik. Walau keadaan perekonomian alami perlambatan, PGN masih meningkatkan infrastruktur gas bumi untuk memperluas pendayagunaan gas bumi buat warga.

Sesudah RUPSLB ini, Rachmat menjelaskan PGN akan agresif membuat infrastruktur gas bumi untuk tingkatkan pendayagunaan produksi gas nasional. Sepanjang semester I 2018, PGN sudah dapat mengakhiri pembangunan pipa selama lebih dari 87 km, hingga panjang pipa yang dioperasikan PGN sejumlah 7.481 km.

Sepanjang semester I 2018, PGN sukses mengakhiri beberapa project dengan pas waktu seperti pendistribusian gas pembangkit listrik Muara Karang, peningkatan jaringan pipa distribusi ke daerah Karawang, serta pemasangan infrastruktur gas konsumen attachment di semua daerah kerjanya, dan mengakhiri pembangunan jaringan pipa distribusi Duri-Dumai.

Perusahaan dengan kode saham PGAS tengah melanjutkan pembangunan beberapa project infrastruktur. Salah satunya jaringan pipa transmisi Dumai, meningkatkan jaringan pipa distribusi ke daerah Banten, dan pemasangan infrastruktur gas ke rumah tangga di ruang Jakarta, Bogor, Bekasi, Palembang, Tangerang, serta Pasuruan.

Ditengah-tengah jumlahnya rintangan usaha sekarang, PGN masih memiliki komitmen membuat serta memperluas infrastruktur gas nasional, kata Rachmat.

"

Selasa, 29 Oktober 2019

Tol Bandung-Jakarta Padat Kereta Api Tambah Jadwal Perjalanan

PLTB Pertama serta Paling besar di Indonesia Akan Diresmikan Bulan Ini

, Jakarta - Pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB) atau tenaga angin pertama di Indonesia yang ada di kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, menurut gagasan akan diresmikan pada minggu ke-2 Maret 2018.

Hal itu dikatakan oleh Direktur Jenderal Daya Baru Terbarukan serta Konservasi Daya (EBTKE) Rida Mulyana waktu berkunjung ke pembangkit listrik memiliki 75 megawatt (MW) ini.

Ini kebanggaan kita sekaligus juga bukti jika pemerintah serius meningkatkan daya baru terbarukan, tutur RIda di antara kunjungannya di PLTB Sidrap, Kamis, 1 Maret 2018.

Simak juga: Pembangunan PLTB Sidrap di Sulsel Telah 90 %

Dioperasikan oleh PT UPC Sidrap Bayu Daya, PLTB Sidrap mempunyai 30 turbin kincir angin yang semasing memiliki 2,5 MW. Dengan tinggi sampai 80 mtr. serta panjang baling-baling 57 mtr., turbin kincir angin yang digunakan adalah bikinan Gamesa Lolica Corporation.

Tidak hanya di Sidrap, akan ada tiga PLTB yang lain di lokasi Sulawesi Selatan, yaitu Sidrap step 2, Jeneponto, serta Tanah Laut. Harga benar-benar murah, hingga visi daya dapat dijangkau serta berkeadilan buat rakyat semoga bisa terjadi, kata Rida.

PLTB Sidrap adalah pembangkit tenaga angin pertama serta paling besar di Indonesia yang manfaatkan tempat kira-kira 100 hektar. Adanya PLTB itu akan menguatkan skema kelistrikan di Sulawesi Selatan hingga cadangan daya skema di propinsi itu sekitar 500 MW di tahun 2018.

ANTARA

"

Senin, 28 Oktober 2019

Harga Ayam Bertahan di Rp 42 Ribu per Ekor

Puasa, BPS Surakarta Rajin Awasi Harga

, Surakarta - Tubuh Pusat Statistik Surakarta tingkatkan intensif pengamatan harga sepanjang Ramadan. Kepala Seksi Distribusi Tubuh Pusat Statistik Surakarta Herminawati menjelaskan pengamatan yang umumnya dikerjakan satu pekan sekali, sekarang dinaikkan jadi 2x dalam satu minggu, yakni Senin serta Rabu.

“Bahkan untuk perubahan biaya bis, kami memonitor tiap hari,” tuturnya pada wartawan di kantornya, Kamis, 2 Agustus 2012.

Pengamatan dikerjakan untuk menjumpai lonjakan harga mendekati Lebaran. Ia menjelaskan pengamatan telah diawali pada 24 Juli lalu, serta akan dikerjakan sampai 28 Agustus akan datang. BPS memperhatikan gerakan harga bahan keperluan inti di Pasar Legi, Pasar Gede, serta Pasar Nusukan, Surakarta.

Ada 380 komoditas yang diawasi, mulai keperluan inti, makanan jadi, biaya angkutan, sampai listrik serta perumahan. Herminawati memandang inflasi sepanjang puasa semakin lebih tinggi, serta bersambung sampai Lebaran. Tingkat mengonsumsi warga yang bertambah mengakibatkan kenaikan harga. “Prediksi kami, pemicu penting inflasi ialah kenaikan harga beras,” tuturnya.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Solo Suryono menjelaskan team pengaturan inflasi wilayah memprediksi inflasi Surakarta pada Juli sebesar 0,3-0,5 %. Dengan begitu, hasil akhir inflasi menurut hitungan Tubuh Pusat Statistik sama juga dengan prediksi team.

“Kami cuma mengalkulasi 48 komoditas serta dari minggu pertama sampai ke-3. Walau sebenarnya umumnya di minggu paling akhir ada kenaikan harga lumayan tinggi sebab telah masuk puasa,” tuturnya.

UKKY PRIMANTYO

Paling populer

Lika-liku Masalah Simulator SIM Versus Polisi (IV) BWF Diskualifikasi Delapan Olahragawan Badminton Jimly: Jangan Pilih Gubernur DKI sebab Agama Perselingkuhan, Petinggi Semarang Jam Wartawan Polisi Langgar Kuasa KPK Bayi Besar Banyak muncul di Amerika Satu Jenderal Polisi Jadi Terduga Gubernur Terduga, Jadwal Akpol Amburadul Dituntut 20 Tahun, Supir Xenia Maut Menangis Partai Islam Tidak Laris di 2014?

"

Kamis, 07 Juni 2018

Besok, Jalan Tol Medan-Binjai Seksi I Difungsikan Gratis

Besok, Jalan Tol Medan-Binjai Seksi I Difungsikan Gratis - Kualanamu, Tebing Tinggi (MKTT).
“Laporan yang kami terima bahwa 2,7 kilometer sudah selesai pekerjaannya. Jadi, pintu tol Helvetia itu bisa disambung sampai ke pintu tol Marelan,” kata Erry, Rabu, 6 Juni 2018.

Image result for Besok, Jalan Tol Medan-Binjai Seksi I Difungsikan Gratis

Seperti diketahui, jalan Tol Medan-Binjai terbagi atas 3 seksi, yakni seksi I Tanjung Mulia-Helvetia, Seksi II Helvetia-Semayang, dan seksi III Semayang-Binjai. Hingga saat ini, baru seksi II dan III yang sudah dioperasikan. Adapun untuk seksi I masih dalam tahap pengerjaan.

Untuk mengurai kemacetan, maka selama musim mudik lebaran, jalur sepanjang 2,7 kilometer yang menghubungkan Helvetia dan Marelan ini akan difungsikan secara gratis. Sementara dua seksi lain yang sudah beroperasi terlebih dahulu digunakan seperti biasa atau berbayar.

Dengan demikian, para pemudik atau masyarakat yang hendak melakukan perjalanan dari Kota Binjai sudah bisa menggunakan jalan Tol Medan-Binjai sepanjang 13,16 kilometer yang terdiri atas seksi Helvetia-Semayang (6,18 kilometer), Semayang-Binjai (4,28 kilometer), dan Helvetia-Marelan (2,7) kilometer. Tanggal 8 (Juni) mungkin (Helvetia-Marelan) sudah bisa dipakai,” ucapnya.

Di sisi lain, pembangunan jalan Tol Medan-Binjai seksi I masih menyisakan sejumlah pekerjaan terkait pembangunan dan pembebasan lahan.

Dari sekitar 4 kilometer yang belum selesai di seksi ini, masih ada 1,5 kilometer yang membutuhkan pembebasan lahan. Erri pun meminta agar masyarakat di sekitar area pembangunan bisa memberikan dukungan pada proyek ini.

Dalam kesempatan yang sama, Manager Proyek jalan Tol Medan-Binjai Hestu Budi Husodo menyampaikan untuk akuisisi lahan sepanjang 1,5 kilometer tersebut, ada 438 bidang tanah yang harus dibebaskan. Dia berharap proses pembebasan tanah bisa segera selesai.


Senin, 15 Januari 2018

Ini Tarif Layanan Antar-Jemput Barang Go-Box

Ini Tarif Layanan Antar-Jemput Barang Go-Box - Aplikasi layanan antar-jemput Go-Jek telah meluncurkan layanan terbarunya, Go-Box, di Pameran Indonesia Transport Supply Chain & Logistik 2015 yang digelar di Jakarta International Expo. Go-Box menawarkan layanan antar-jemput barang untuk ukuran yang lebih besar.

Image result for Ini Tarif Layanan Antar-Jemput Barang Go-Box


  1. Mobil Pick Up dengan dimensi maksimal 2x1,5x0,7 m3 dikenai tarif Rp 7.000 per kilometer dengan minimal ongkos perjalanan Rp 170.000. Tarif murah akan berlaku setelah 25 kilometer dengan tarif Rp 4.000 per kilometer.
  2. Mobil Box dengan dimensi maksimal 2x1,3x1,3 m3 dikenai tarif Rp 9.000 per kilometer dengan minimal ongkos perjalanan Rp 210.000. Tarif murah akan berlaku setelah 25 kilometer dengan tarif Rp 4.500 per kilometer.
  3. Truk Engkel dengan dimensi maksimal 3x2,5x1,5 m3 dikenakai tarif Rp 10.000 per kilometer dengan minimal ongkos perjalanan Rp 300.000. Tarif murah akan berlaku setelah 25 kilometer dengan tarif Rp 5.000 per kilometer. 
  4. Truk Engkel Box dengan dimensi maksimal 3x2,5x1,5 m3 dikenai tarif Rp 12.000 per kilometer dengan minimal ongkos perjalanan Rp 370.000. Tarif murah akan berlaku setelah 25 km dengan tarif Rp 5.500 per kilometer.


Tarif itu termasuk biaya tol, parkir, dan bongkar muat. Namun pelayanan tambahan tenaga bongkar muat dikenai biaya tambahan Rp 50.000 per orang per destinasi.

Selain sistem yang memastikan pelacakan akurat, barang pemesan tidak akan tercampur dengan pelanggan lainnya. Go-Box juga memberikan jaminan asuransi pada barang yang diangkut hingga Rp 10 juta.